« Pilihan ke 1000 | Main | @CINTANOMETER »

CINTANOMETER

CINTANOMETER

 

 

 

Entah bagaimana menggambarkan kebahagiaan,bagaimana melukiskan kepedihan, bagaimana menyanyikan kehampaan,namun menceritakannya menjadi sebuah kisah cinta cukup sederhana…

 

Entah apa yg tetap kekal dalam kisah mereka, beberapa saat yg lalu mereka hanya bercengkrama biasa,sang pria menatapnya dengan penuh cinta dan sang wanita bercerita panjang lebar mengenai kegundahannya saat harus melewati malam-malam yg sunyi di Bangsal itu, dua jam yg lalu mereka masih saling berpandangan sebelum wanita itu menyerah dalam lelahnya,namun lelaki itu memilih untuk tetap terjaga seakan-akan ingin menikmati momen itu dengan sempurna seolah-olah tidak akan ada lagi hari esok…

 

Jangan kemana-mana duduklah disampingku…setidaknya kau tidak akan melakukan apa-apa

kan

?,Tanya wanita itu

Baiklah,,sekarang nikmati tidurmu simpan energimu utk pasien2 itu tutur sang pria sambil memakaikan selimut yg sudah dipersiapkan sejak kedatangannya, sepuluh menit sebelumnya lelaki itu masih berada disekitar rumahnya dengan segala kerinduannya namun sekejap dia melesat menuju rumah sakit itu ketika wanita yg sudah 2 bulan ini dicintainya memintanya untuk datang dan menemaninya…

 

Hanya aura kebahagiaan yg terpancar dari raut wajah Diza ketika bertemu dengan raiya, 3 hari sebelumnya hubungan mereka yg sebenarnya tidak berstatus sedikit runyam dengan peristiwa white lies yg dilakukan Diza,peristiwa itu dilatar belakangi oleh kerinduan yg mendalam dan ego takut kehilangan yg bercampur aduk. 3 hari yg dilalui Diza pun sungguh penuh dengan kehampaan, sedikit kehilangan semangat, maklum sejak berikrar ingin menikahi wanita pujaannya, sekejap Raiya telah menjadi kekuatan baru dalam hidupnya…entah berapa suhu dalam mobil Diza saat itu namun semuanya tetap hangat untuknya, terselimuti kebahagiaan saat menatap Raiya dalam-dalam sesekali memperbaiki selimut Raiya yg berulang kali melorot,” kenapa kau tidak ingin kumiliki Raiya”jerit diza dalam hati…tiba-tiba desahan pelan Raiya semakin menghangatkan suasana, dah jam berapa sekarang Diz, dah jam 4 subuh…gimana tidurnya Raiy, mmmhhh lumayan,berapa lamakah dirimu menghabiskan waktu menatapku…sejak aku duduk disampingmu, maaf kesempatan ini belum tentu bisa kudapatkan lagi, aaahhh alasan banget tuh Diz, sambil menaikkan jok ke posisi semula, tapi tetap saja makasih untuk semua ini,

Mmmhh gua laper Diz,…sudah kuduga sejak semalam kan dirimu belum makan,kita cari makan dulu yah…hanya mengangguk pasrah sambil memejamkan mata,secepat kilat mobil Diza telah melesat dan tak jauh dari rumah sakit tempat raiya bertugas ternyata ada warung 24 jam yg menjual roti hangat…nih Raiy lumayan buat sito gaster, Diza memang selalu membuat raiya tersenyum dengan ungkapan2 manis berbau medis keahlian Diza…

 

Tak terasa sudah hampir masuk waktu subuh,perut Raiya dah cukup kenyang walau setengah dari roti itu dilahap Diza,kita balik sekarang Raiy?? Sepertinya begitu Diz…dah mau Follow up pasien neh, belum shalat subuh juga…ok ok yah waktuku telah beralkhir lagi hehehehe,mata penuh cinta Diza hanya ditanggapi dengan senyum khas Raiya yg selalu membuat Diza meleleh, sebenarnya Raiya hanya hanya ingin bersikap wajar,hanya ingin menjaga dirinya,meskipun menyadari kalau Diza sosok pria yg baik dan bertanggung jawab namun sampai saat ini Raiya belum memutuskan untuk jatuh cinta pada siapapun, Maklum paras cantik Raiya, latar belakang pendidikannya seorang dokter dan statusnya sebagai anak tunggal memastikan bahwa dia adalah wanita pujaan sejuta ummat…berpenampilan sederhana dan sangat santun membuat para pria gampang memujanya, Secara Fisik Diza memang tidak begitu mengagumkan hanya seorang Pria biasa dengan badan agak bongsor berkulit hitam manis namun tetap terlihat gagah dengan perawakannya yg jantan nan tegap,namun dikalangan wanita dia cukup menarik dan memiliki banyak pemuja rahasia, seorang dokter yg juga penyanyi sosok humoris yang selalu menghibur membuatnya gampang diterima oleh berbagai kalangan, ditambah lagi dia seorang pengusaha yg dikategorikan sukses, sudah sangat cukup untuk menjadi pria mapan idola wanita.

 

Makasih ya Diz dah nemenin gua, makasih dah membuat gua lebih berani untuk menantang kesendirian gua di Rumah sakit ini…ahhhh cumin begitu saja kok, kan sudah janji akan selalu menjagamu disisa waktuku ini…Raiya hanya bisa tersenyum lemah, menyadari betapa besar cinta Diza padanya, maaf Diz gua belum bisa jatuh cinta(bisik Raiya dalamm hati), ga usah diantar naik yah Diz apa kata perawat nanti, iya gua ngerti, jaga diri yah Raiy, Luv U Raiya kata Diza dalam bekunya…sambil melambai Raiya melangkah masuk, Diza terus memandangi pungung Raiya yg kemudian menghilang di pintu masuk IRD, tidak ada satupun tingkah laku, ucapan, perbuatan Diza yg tidak menunjukkan bahwa Diza selalu mencintai Raiya setiap hari, bahwa Raiya sangat penting dalam hidupnya…namun seperti itulah cinta, tidak selalu bisa seperti yang kita inginkan, Cinta Diza mungkin masih premature buat Raiya namaun siapa yang tahu bila ternyata kadar Cinta DIza sama saja dengan mereka yg telah bertahun-tahun mencintai Raiya bahkan mungkin lebih, anfdai saja ada alat yang namanya CINTANOMETER mungkin Diza selalu mencapai angka sempurna…entah bisa disebut apa kisah cinta mereka, bertepuk sebelah tangan juga ok, cinta tak berbalas juga mantap namun menurut Diza itu semua anugerah untuknya, Diza malah memanfaatkan waktu yg dia miliki untuk mencintai Raiya sepenuh hatinya…begitulah cara mencintai tidak ada yang sama namun satu tujuan membahagiakan orang yg dicintai…

 

Dirumah sakit Raiya membuka inboxnya yg baru saja masuk…

From: 08124133286

 

Terimakasih dah mengobati kegundahanku

Masih seperti 15 menit lalu, satu jam lalu, sehari yang lalu, minggu lalau bulan lalu, dua bulan lalau atau sejak kapanpun itu…selalu jatuh cinta setiap hari, selalu memastikan hati ini terjaga untukmu insyaALLAH…sejak saat itu insyaALLAH tuk selamanya…semangath neng!!! Wassalam…

 

Di mobil yaris milik adiknya bebarapa saat setelah dalam layer HP Diza bertuliskan terkirim Raiyaku…

 

From: Raiyaku

 

Terimakasih banyak, namun maaf tidak merubah apapun…

 

 

Ternyata keesokan malamnya Diza datang lagi kali ini mereka benar-benar pergi makan makanan kesukaan Raiya…sate!!! Selanjutnya mereka tetap saling smsan tetap teleponan Diza tetap bahagia menjalani semuanya…walau tidak tahu sampai kapan setidaknya Diza bersyukur mencintai orang yang memang ingin dicintainya setengah mati…


The16_superhero

 

                            

Comments

great!!
karya anda slalu diungkapkan dgn begitu indah...
moga Raiya akan membuka hati untuk org yg mencintainya setengah mati.
keep on loving her...

huah tengkiu...ndrie...
hanya satu bab dari beberapa bab yg mungkin akan komplit seiring dengan akhir kisah DIZA n Raiya...

singkat ataupun masih panjang menuju akhir dari semua itu akan tertuang dalam CINTANOMETER...doakan saja...

kk bagguuuusss!!! terlepas dari betapa tingginya dememta waktu bikin ini tapi selamat yah.
jaga semangatnya.
kesakitan itu seperti kepompong, cerita 5 tahun setelahnya sudah harus kupu-kupu.
jadi semangat!!!!
harus masuk neuro lagi. semangat!!!!

Hahaha...tengkiu Fatari...semangath tentu saja!!!hanya butuh reload lagi tampaknya,refill secukupnya,agar tidak menjadi reduksi yg sia2,semoga rearrange ini segera selesai dan berkarya maksimal kembali...Way back into(banyak hal)...sekali lagi tengkiu...

Luv is all around...

cinta yg unik dari seorang pria,,,
ditunggu novel utuhnya k,,, tanggung baca setengah2,,,
btw titik komanya k huehehehe,,, ribet bacanya :P

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .